Ketika Manuskrip Berbicara Dan Mengungkap Sebahagian Rahsia | KHALIFAH

About

penaja 1

1 April 2012

Ketika Manuskrip Berbicara Dan Mengungkap Sebahagian Rahsia

Sambungan Dari Tajuk Yang Lepas "Keajaiban Samiri"

Dari pelbagai manuskrip yang paling berharga dan paling jarang ditemukan di permukaan bumi, ada manuskrip yang dimiliki seorang ulama di Palestin. Manuskrip ini memungkinkan kita mengadakan perjalanan dari masa lampau dan menyambungkan dengan kehidupan sekarang.

Mulailah Jibril pergi siang dan malam, oagi dan petang mengunjungi anak ajaib itu, meskipun ia tidak mengetahui hakikat Jibril. Hal itu disebabkan, sebagai manusia biasa, ia tidak bersedia melihat Jibril, salah satu malaikat, kecuali dengan perkenan Allah s.w.t. sebab lainnya adalah anak ajaib itu selalu tidur lama sebagaiman penghuni gua.

 Pada suatu hari ketika umur anak itu telah mencapai delapan tahun, mulailah kedua matanya itu terbuka diiringi dengan kesedaran hatinya. sesudah itu ia tidak tidur banyak . Ia hanya tidur sebentarsahaja. Mulanya, setiap kali bangun, ia mendapatmakanan dan minumansegar ada di sisinya, sehingga dengan mudah ia bole makan dan minum, lalu tidur lagi. Sekarang, ia seakan-akan berdiri, bergerak, sedar, dan berfkir. Bahkan ia dapat memancing ikangar jelasn di air dengan penunjuk bisikan suara yang terdengar jelas oleh telinganya dan dan dapat memahami maksudnya secara jelas seperti seruan nakuri yang berseru "Lakukan begini supaya kamu menjadi begini!" Nampanya itu adlah bisikandan pemeliharaan Jibril kepada anak itu.

Tidak salah lagi, ia dapat menjalanikehidupan primitifyang menyenangkan, seolah olah Robinson Crusoe dalam pertualangnya. Mungkin jugapengarang novel Robinson Crusoe memperolehi inspirasi kisahnya itu dari warisan sastra dan umat islam, bahkan dari musuh mereka sekalipun. Atau, ia Fairuz kecil di pulau emas yang menakjukan.

Sang anak ajaib mulalah berjalan-jalan melancong sekitar pulau yang di diaminya itu, meskipun diliputi rasa kagum dan terasing, disertai rasa khuatir sambil berwaspada. Ia mencuba memberanikan diridan maju terus pantang mundur. Ia berjalansambil sembunyi-sembunyi dan penuh hati-hati.

Pulau itu nampaknya hanya dipenuhi dengan pelbagai macam burung dan beragam binatang. Rupanya, ia merasa bahawa dirinya adalah pengeuasa pulau itu. Tidak ada satu binatang buas dan jahatpundi pulau itu selain beberapa ekor ular yang merayap dari lautan menuju kesana.

Pada suatu hari, dalam perjalanannya, ia dikejutkan oleh seekor binatang ynag sangat besar, berbulu sangat tebal, dan mempunyai dua mata menonjol seperti mata lembu. Tiba-tiba binatang itu berbicara kepadanya dengan bahasa yang dapat difahaminyasecara baik. Binatang itu berkata:

"Engkau adalah seorang anak yang diselamatkan oleh Allah dari gempa yang daasyat ketika bumi terbalik, yang terjadi di negeri samirah. Engkau dibawa oleh malaikat Jibril. Ia membawamu kesini. Dan ia juga mengurus makan dan minummu. Oleh kerana itu, janganlah engkau mengkhianati janjimu dengan Allah. Sebab pada hati anak Adam telah tertanam ketundukan kepada Allah dan keimanan kepada-Nya selama ia masih berada dalam fitrah kesuciannya. Oleh itu, engkau sendiri mesti menjadi muslim dam mukminyang yakin dan taat kepada Tuhan Pencipta alam ini. Dia-lah Tuhan yang maha esa."

Kemudia binatang besar itu memberi isyarat kepadanya agar mengikutinya menuju kesebuah longgokan batu. Disitu tertera tulisan dalm bahasa arab yang jelas. Ia mengajarinya huruf demi huruf, dan iapun mengikutinya. Lalu binatang besar itu memberi isyarat kepadanya agar ,mengikutinya lagi menuju ke pelbagai longgokan batu yang lain. Longgokan-longgokan batu itu bertuliskan kata-kata sebagai berikut:

Pertama; "La ilaha illallah (Tidak ada tuhan selain Allah)."

Kedua; "Allahu Wahid La Syarika Lahu (Allah Maha Esa, tidak sekutu bagi-Nya)."

Ketiga; "Engkau diuruskan oleh Jibril. Kerana itu, Janganlah kamu mengkhianati janjimu dengan Allah"

Keempat; "Hanya engkau saja di pulau ini."

Kelima; "Makanlah dan nikmatilah makanan dari rezeki Allah ini sesuai dengan kehendakmu. Tidurlah sesukamu. Sembahlah Allah dalam pelbagai keadaanmu dengan tasbih-tasbih ke Esaan kepada-Nya, yakni solat yang diwajibkan kepadamu. Alla-lah sang Raja. Alla-lah Maha Esa. Dia tidak berayah dan tidak pula mempunyai anak. Allah -lah Tuhan yang Maha Besar. Alla-lah yang Maha Agung. Dan Alla-lah yang MAha Raja.

Keenam; "Jadilah engkau anak masa kini, wahai anak kecil. Janganlah engkau menjadi anak masa lalu di pulau ini pada zaman apapun"

Ketujuh; "Tidak ada kitab bagimu kecuali apa yang dibawa kepadamu oleh seorang nabi terakhir, Nabi Muhammad s.a.w, yang datang menjelang akhir zaman. Jika engkau mengimaninya, maka engkau adlah manusia masa depanyang berimandan mempunyai keyakinankepada Allah. Tetapi, jika engkau mengingkari-Nya, maka engkau adalah manusia masa depan yang dijanjikanakan mendapat seksaan Allah s.w.t. Sesungguhnya, enkau berada di antara dua nabi yang berserah diri kepada Allah. Jika engkau beriman dan yakin kepada apa yang kami imanidan yakini, maka Allah akan memudahkanmu untuk mengimani penutup para nabiyang telah wafat. Ia bernama Muhammad Al-Amin. Ia akan lahir sebagai nabi dan rasul di tengah-tengah kaumyang buta huruf. Ia berhijrah ketempat yang banyak ditumbuhi pohon kurma, dan yang banyak mata air dan telaga air tawarnya dengan tanah subur. Jika engkau mendustakan nabi yang mendahului  Muhammad, maka Allah akan menutup hatimu dengan takbir rain yang hitam.

Hatimu menjadi hitam terkena sedikit warna putihdan condongkepada keburukkan bagaikan cerek yang penuh dengan lumpur di atas cermin yang terang.

Akibatnya, hatimu tidak dapat melihat cahaya, dan akalmu hanya melihat dirimu sendiri sahaj seperti iblis, semoga laknat Allah ditimpakan keatasnya, yang mendiami Segitiga bermuda yang lama itudan engkaupun menjadi teman akrabnya. Betapa buruk seseorang yang ditemani makhluk terkutuk dan dijauhkan dari rahmat Allah s.w.t., yang dibiarkan saja sampai suatu masa di suatu negeri, yakni di suatu lautan yang penuh hembusan angin kelak ketika Alla s.w.t., tidak lagi menyayngi orang-orang yang terusir dari rahmat-Nya. jadilah engkau wahai anak istimewayang diurus dan dibimbing malaikat agung sebagai mukmin yang mempercayai kewujudan Allah dan malikat-Nya. Jika tidak, engkau berada dalam bahaya dan dimasukan dalam penjara seribu tahun lamanya.

Yang memperingatimu dan yang mengembirakanmu di dalam penjara adalah Arab Makkah yang mendustakan Nabi yang jujur itu. Tempat hijrahnya adalah ditumbuhi perpohonan dan juga pohon kurma. Engkau akan berjasa pada hari ketika tiba musimnya memetik kurma di negeri tempat di-isra'kan dan di-mijra'kannya nabi dari bangsa Arab itu.

Ada banyak air melimpah yang mengalir dan meresap kedalam tanah di daratan tinggi dan di tanah Tabriyyah. Haram atas dirimu memasuki kota Makkah yang di muliakan Allah, Tuhan semesta alam pada siang harinya, engkau tidak boleh memasuki tanah manapun yang subur kecuali tanah Uhud, Uhud adalah gunung yang mencintai Allah dan Allah-pun mencintainya. Engkau juga tidak bolrh memasuki nedgeri Quds tempat isra' dan mi'raj Nabi yang paling akhir. Ini adalah ilmu Allah untukmu yang ditulis oleh Jibril, pembawa wahyu (amin al-wahi) dan ia meninggalkan bekas untukmu, disamping batu besar, berupa cincin dari Jibril, utusan Allah Tuhan semesta alam!"

Anak itu kemudian melihat sisi batu batu besar ketujuh yang paling besar di antara batu-batu besar lainnya yang menjadi batu tulis.rsebut

Disitu, ia menemukan sepotong batu yang indah warnanya. Ada juga tanah berwarna seperti tinta yang digunakan Jibril untuk menulis. Pada potongan batu itu terdapat peringatan Allah s.w.t , yang berbunyi;

وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّىٰ نَبۡعَثَ رَسُول
"Dan tidaklah Kami menyeksa segingga Kami mengutus seorasng rasul" 
(Al-Isra')

Ini adalah  sebuah tanda dan isyarat bahawa tanah tesebut bukan berasal dari pulau itu. bahkan, nampaknya, tanah itu bukan dari belahan bumi mana pun. Hanya Allah saja yang lebih mengetahui yang paling benar. Tinta antik itu menyisakan kira-kira lima mud di telapak tangan anak itu. Meskipun begitu, ukurannya tidak setanding dengan  tiga telapak tangan laki-laki biassa di antara kita.

Haiwan besar yang ada bersamanya itu mulai menerangkan makna tulisan itu, dan bahawa ia diberi kebebasan untuk memilih apakah di masa mendatang ia menjadi orang baik-baikatau menjadi orang jahat. Jika ia menjadi orang baik, maka ia akan menjadi seorang laki-laki biasa dan raja yang beruntung. Tetapi jika ia memilih menjadi orang jahat, maka ia akan  menjadi seorang yang mengakui ; aku sebagai tuhanyang berkuasa dengan kerajaan atau kekuasaan sewenang-wenangnya atas alam jin kafir dan syaitan, dan mereka adalah makhluk ciptaan Allah. Ia akan memerintah, tetapi hanya menjadi raja dalam waktu yang singkat sahaja. Ehwal kesudahannya hanya Allah saja yang tahu. sebab, segala sesuatu ditentukan oleh Allah akhirnya. Dan tidak ada yang mengetahui kesudahan segala sesuatu kecuali Allah s.w.t..


Sumber dari penulis Muhammad Isa Dawud dari pengarang buku yang betajuk "Dajjal Akan Muncul Dari Kerajaan Jin Di Segitiga Bermuda".



 Di Tulis Oleh:-

http://khalifahalhidayah.blogspot.com

PERHATIAN:- Jika anda rasa kandungan ini patut disebarkan ke laman facebook dan twitter anda,sila klik butang kongsi di bawah ini.
Share
TERIMA KASIH KERANA KONGSI KANDUNGAN INI DENGAN RAKAN ANDA.. 

No comments :

Khalifah (Apabila Islam Berbicara)

Selera Orang Kita

Republic Of Monggol

Senarai Blog-Blog Malaysia

Recent Posts